Mengenai Saya

Foto saya
Aq nie orang'y imoet,lucu,baik,periang, tapi agak sedikit cerewet sie...

Jumat, 27 Mei 2011

Kumpulan Kreasi Kerajinan Tangan

LEMBAR KERJA ORIGAMI


Tema: Kertas Lipat Berbentuk Kucing

1. Bahan dasar:
- kertas origami
- lem

2. Alat-alat:
- gunting
- penggaris

3. Keselamatan Kerja:
- gunting: sebelum pemakaian, perhatikan posisi jari tangan dalam posisi aman
- lem : gunakan sebilah lidi untuk menganbil lem

4. Bahan pendukung:
- Spidol warna

5. Cara membuat:
- Ambilah kertas segitiga, atau jika tidak menemukan dapat menggunakan kertas persegi panjang, kemudian lipatlah menjadi segitiga mengikuti pola gambar di samping
- kemudian tekuklah mengikuti pola garis putus-putus sebagaimana gambar no.2
- Lakukan hal yang sama untuk sisi sebelahnya
- Bentuk setelah kedua sisi ditekuk sebagaimana gambar no.4 di samping
-Kemudian tekuklah kembali keluar mengikuti pola garis putus-putus sebagaimana gambar no.5
- Lakukan hal yang sama untuk sisi sebelahnya
- Kemudian berilah mata, hidung, kumis, dan mulut maka jadilah kucing yang manis



LEMBAR KERJA KORAN BEKAS

Tema : Bingkai Foto

Bahan Dasar :
- Koran
- Kardus
- Kawat
- Kertas warna

Alat-alat :
- Gunting
- Cuter
- Lem

Aksesoris : foto dan hiasan kertas warna

Cara Membuat :
- Pertama-tama gambar pola yang berbentuk hati di atas kardus sebagai dasar bingkai kemudian gambar pola yang ke dua berbentuk hati juga sebagai bingkai untuk di depannya dan gunting pola tersebut
- Lapisi kardus yang berbentuk hati tersebut dengan kertas Koran
- Bentuk bingkai yang di depan dengan memberi lobang mengikuti bentuk hati sebagai tempat untuk melihat foto
- Tempelkan dengan lem kedua bingkai tersebut agar menyatu dan tempelkan kertas warna di bagian bingkai depan foto
- Berilah hiasan pada sisi-sisi bingkai supaya lebih menarik
- Terakhir pasang kawat pada bagian atas agar dapat menggantung bingkai foto tersebut



Fungsi produk :
- Dapat merangsang kreatifitas anak dalam membuat suatu kerajinan tangan sehingga anak menjadi terampil
- Dapat di pasarkan juga karena bernilai komersil, namun harus dibuat dan dirancang dengan lebih baik lagi serta tampilan yang lebih menarik sehingga lebih bernilai tinggi


LEMBAR KERJA KAIN PLANEL

Tema: Membuat Gantungan Kunci Lumba-Lumba dari kain Planel

1. Bahan dasar:
- kain planel
- lem uhu
- kapas

2. Alat-alat:
- gunting
- jarum
- benang
- penggaris

3. Bahan pendukung / hiasan:
- mata boneka
- gantungan kunci

4. Cara Membuat:
- Pertama, bentuk pola gambar lumba-lumba pada kain planel lalu potong sesuai ukuran yang di inginkan, kemudian bentuk lagi pola huruf-huruf sesuai nama kita pada kain planel lalu gunting sebagai hiasannya
- Kedua, potongan kain planel yang berbentuk lumba-lumba tadi kemudian di jahit agar menyatu, sebelum jahitan selesai masukan dulu kapas agar membentuk lumba-lumba dan menjadi lebih baik serta berisi
- Ketiga, setelah lumba-lumba terbentuk, kemudian tempelkan dengan memakai lem uhu huruf-huruf yang membentuk nama kita tadi ke badan lumba-lumbanya lalu beri hiasan seperti mata boneka dan hiasan yang lain untuk sisi-sisinya agar terlihat menarik
- keempat, terakhir yang di lakukan agar bisa dipakai, pasangkan gantungan kuncinya Pada ujung sirip lumba-lumba dan gantungan kunci lumba-lumba pun siap tuk digunakan
LEMBAR KERJA SEDOTAN

Tema: Membuat Bunga Plastik untuk Hiasan Dinding

1. Bahan dasar:
- Sedotan

2. Alat-alat:
- Jarum
- lilin
- korek api
- gunting

3. Cara Membuat:
- Pertama, sediakan sedotan yang berwarna hijau sebagai batang bunganya dan sedotan yang berwarna merah sebagai bunganya serta sedotan yang berwarna-warni untuk tempat menempelkan bunganya
- Kedua, bentuk sedotan yang berawarna hijau tadi menjadi batang beserta daunnya dengan menggunting sisi-sisinya secara silang lalu sedotan yang berwarna merah di gunting sisi-sisinya dan diputar untuk membentuk bunganya, serta sedotan yang berwarna-warni tadi di susun menjadi bentuk segi empat sebagai tempat menempelkan bunganya
- Ketiga, agar bunga dan batangnya dapat menyatu dan tidak lepas maka harus di tusuk-tusuk ujung-ujungnya dengan jarum yang sudah panas kena api
- Keempat, setelah bunga selesai di rangkai, kemudian untuk menempelkan bunganya ke tempat sedotan yang berwarna-warni tadi maka juga harus ditusuk-tusuk ujung-ujung batang bunganya dengan jarum yang sudah panas sampai semuanya menempel dan tidak lepas lagi
- Kelima, terakhir setelah semua bunganya selesai di tempelkan, lalu beri hiasan yang di bentuk juga dari sedotan tadi agar menjadi lebih menarik dan setelah selesai bunga pun dapat di gantung di dinding sebagai hiasan


LEMBAR KERJA TALI RAPIA

Tema: Membuat Tas Hias dari Tali Rapia

1. Bahan dasar:
- Tali rapia
- Karton
- Isolasi
- Dabel tipe
- Lem

2. Alat-alat:
- Ceklekan
- Gunting

3. Cara Membuat:
- Pertama, karton di potong sesuai ukuran yang di inginkan lalu di lipat dan di bentuk menjadi tas beri lem untuk merekatkannya, kemudian tali rapia yang berwarna hijau dan merah di potong sesuai ukuran tasnya
- Kedua, tali rapia yang berwarna merah tadi di tempelkan ke badan dan sisi-sisi tas dengan menggunakan dabel tipe secara memanjang kebawah dan memutar sampai kembali ke ujung tasnya lalu di ceklek agar tidak lepas, kemudian tali rapia yang berwarna hijau di tempelkan juga secara menyamping sambil di gabungkan dengan dengan yang warna merah sehingga membentuk anyaman
- Ketiga, untuk membuat tali tasnya yaitu dengan menggabungkan tali rapia yang berwarna hijau, merah, dan kuning lalu di anyam dan di potong sesuai ukuran, kemudian untuk menempelkan ke tasnya dengan menceklek ke dua ujung tali rapianya dan di beri isolasi agar menyatu dengan tas dan tidak mudah lepas sehingga tas hias pun sudah terbentuk dan siap untuk dipakai

Sabtu, 08 Januari 2011

Gender

2. Perbedaan Sex dengan Gender
Kalau gender secara umum digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan laki-laki dan perempuan dari segi sosial budaya, maka sex secara umum digunakan untuk mengidentifikasi perbedaan laki-laki dan perempuan dari segi anatomi biologi.
Istilah sex (dalam kamus bahasa Indonesia juga berarti “jenis kelamin”) lebih banyak berkonsentrasi kepada aspek biologi seseorang, meliputi perbedaan komposisi kimia dan hormon dalam tubuh, anatomi fisik, reproduksi, dan karakteristik biologis lainnya. Sedangkan gender lebih banyak berkonsentrasi kepada aspek sosial, budaya, psikologis, dan aspek-aspek non biologis lainnya.
Studi gender lebih menekankan pada aspek maskulinitas (masculinity) atau feminitas (femininity) seseorang. Berbeda dengan studi sex yang lebih menekankan kepada aspek anatomi biologi dan komposisi kimia dalam tubuh laki-laki (maleness) dan perempuan (femaleness). Proses pertumbuhan anak (child) menjadi seorang laki-laki (being a man) atau menjadi seorang perempuan (being a woman), lebih banyak digunakan istilah gender dari pada istilah sex. Istilah sex umumnya digunakan untuk merujuk kepada persoalan reproduksi dan aktivitas seksual (love-making activities), selebihnya digunakan istilah gender.